“Hal itu juga tidak berarti kita punya keberpihakan strategis terhadap blok tertentu yang membuat negara lain bisa melihat ‘kamu dengan negara ini, saya terancam’ atau ‘kamu dengan pihak A atau B maka saya terancam’,” kata Yvonne dalam taklimat media di Jakarta, Jumat.
Pernyataan Yvonne disampaikan untuk merespons tanggapan pemerintah China terhadap perjanjian perdagangan resiprokal RI-AS, khususnya soal kemungkinan RI akan melakukan pembatasan impor yang sama seperti AS terhadap mitra dagang lain.
Share your love
Newsletter Updates
Enter your email address below and subscribe to our newsletter